Peraturan Tenis Meja

Olahraganesia.id – Ukuran lapangan, diameter bet, metode penilaian, hingga semua hal yang menyangkut aktivitas ini akan termasuk dalam peraturan tenis meja.

Sehingga, bisa disimpulkan sebelum para pemain tenis meja memulai pertandingan, mereka wajib memahami secara jelas apa saja peraturan yang harus diterapkan dalam pertandingan tersebut.

Memahami Peraturan Tenis Meja Secara Lengkap

Di Indonesia permainan tenis meja juga sering disebut sebagai permainan bola ping pong. Untuk reputasinya sendiri, jenis olahraga tenis meja sudah cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena olahraga ini tidak membutuhkan ruangan yang besar dan luas.

Namun, meskipun jenis olahraga satu ini sudah cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, apakah kamu sudah pernah tahu apa saja peraturan yang ada dalam permainan tenis meja? Jika kamu belum mengetahuinya, simak dengan baik penjelasan tentang peraturan tenis meja berikut ini:

1. Peraturan dalam Penggunaan Bet

Peraturan tenis meja yang paling utama untuk kamu kuasai adalah peraturan dalam penggunaan bet atau alat pemukul dalam permainan tenis meja.

Bet yang digunakan dalam permainan ini memang cukup berbeda, karena bahan dasarnya terbuat dari kayu yang dikombinasikan dengan serat karbon. Dalam hal ini, ukuran dan bahannya pun wajib disesuaikan dengan standar internasional.

Jumlah material bet tenis meja yang berstandar internasional adalah 85% menggunakan bahan utama kayu, baru sisanya akan dikombinasikan dengan serat karbon, kertas padat, dan juga serat kaca.

Bagian sisi bet akan dilapisi dengan karet licin yang memiliki ketebalan hingga 4 mm. Angka ini meliputi bet yang disertai dengan spons. Untuk ukuran ketebalan bet yang tidak menggunakan spons, hanya mencapai angka 2 mm.

Perhitungan di atas wajib diketahui dengan baik oleh para pemain tenis meja, karena bet tenis meja wajib dibuat dengan bahan yang kokoh, supaya permainan dapat berjalan dengan lancar dan juga nyaman.

2. Peraturan dalam Penggunaan Bola

Permainan tenis meja memang memiliki perlengkapan dasar yaitu bet dan bola. Banyak orang merasa, hanya dengan memiliki kedua hal tersebut, mereka sudah bisa memainkan jenis olahraga satu ini.

Serupa dengan bet yang memiliki ukuran standarnya sendiri, bola pun juga begitu. Ukuran standar bola tenis meja adalah berukuran berat sebesar 30,5 gr, dan diameter yang mencapai angka 40 mm. Kedua angka tersebut adalah ukuran standar nasional dan internasional dari bola tenis meja.

Selain ukurannya yang harus dibuat dengan perhitungan yang tepat, bola tenis meja juga hanya boleh menggunakan warna oranye dan putih. Sementara itu, untuk bahan utamanya sendiri bola tenis meja menggunakan plastik atau selulosa yang tidak mengkilap.

3. Peraturan dalam Penggunaan Meja

Dalam peraturan yang satu ini, juga akan meliputi angka dan ukuran dari meja yang digunakan dalam permainan tenis meja. Ukuran dari lapangan tenis meja, sudah ditetapkan dan disesuaikan dengan pertandingan tenis meja.

Meja yang digunakan untuk pertandingan tenis meja akan berukuran lebar yang mencapai angka 1,525 m, dan tinggi yang mencapai 76 cm, dengan panjang yang mencapai 2,74 m. Ketika meja yang kamu gunakan telah memenuhi kriteria ukuran tersebut, maka bisa dipastikan kamu sudah memenuhi peraturan yang ada.

Sementara itu, untuk bahan dasar dari meja dalam permainan ini sendiri adalah kayu. Hasil pantulan bola akan sesuai dalam ketinggian sekitar 23 cm saat ketinggian bola yang dijatuhkan pemain berada di kisaran angka 30 cm.

Umumnya, meja tenis akan memiliki garis pembatas yang diberi warna putih, dan garis ini akan memiliki kelebaran 2 cm. Berbeda dengan garis pembatasnya yang berwarna putih, warna dasar dari meja wajib berwarna gelap.

4. Peraturan dalam Penggunaan Net

Serupa dengan permainan bulu tangkis yang membutuhkan net untuk memisahkan antar pemain, permainan tenis meja juga membutuhkan net untuk tujuan yang sama.

Net yang akan digunakan dalam pertandingan tenis meja berukuran panjang 15,25 cm. Biasanya, panjang net ini akan diukur dari sisi penjepit net hingga tiang penyangganya.

Selain memperhatikan ukuran dari net itu sendiri, pemain juga wajib memperhatikan metode pemasangan net ini. Net harus terpasang rapat, tidak ada celah sedikitpun dengan meja, dan wajib menyentuh dasar meja. Aturan ini sudah berstandar internasional, sehingga semua pemain tenis meja wajib mematuhinya.

5. Peraturan dalam Poin yang Didapatkan

Dalam perolehan poin pun, permainan tenis meja akan memiliki peraturannya sendiri. Adapun beberapa peraturan dalam perhitungan poin pada permainan tenis meja meliputi:

  • Diawali dengan bola melambung tanpa memantul ketika melewati area meja.
  • Lawan main tidak mampu mengembalikan bola ping pong yang sebelumnya sudah terlanjur disentuh.
  • Pengembalian bola tidak dilakukan dengan benar oleh pihak lawan.
  • Pemukulan bola lawan dilakukan dengan menggunakan sisi bet yang tidak dilapisi dengan karet.
  • Servis tidak dapat dilakukan dengan sempurna oleh pihak lawan, sehingga bola tidak bisa melewati net, atau tidak dapat memantul di meja meskipun bola tersebut sudah melewati net.
  • Ketika bola belum melewati net, bola sudah dipukul oleh lawan dalam jumlah yang lebih dari sekali.
  • Terdapat gerakan menyentuh net yang dibuat oleh lawan main.
  • Posisi tangan lawan yang tidak sedang memegang bet, menyentuh area meja.
  • Terdapat gerakan yang berasal dari lawan main, yang membuat permukaan meja bergerak.
  • Bola dipukul lawan, tapi pada nomor ganda sehingga tidak akan berurutan.

6. Peraturan dalam Proses Pengembalian dan Servis Bola

Beberapa peraturan dasar yang wajib dipatuhi ketika terjadi proses pengembalian dan servis bola adalah berikut ini:

  • Undian dilakukan terlebih dahulu, untuk menentukan urutan tempat, servis, dan juga penerimaan bola. Pemenang nantinya bisa menentukan ketiga hal tersebut.
  • Pemain lain harus menentukan ketiga hal di atas secara berbeda, supaya hal ini tidak akan sama dengan pemain sebelumnya.
  • Para pemain tenis meja wajib bergantian tempat ketika salah satu tim sudah memperoleh skor sebanyak 5.
  • Setelah salah satu pemain telah memperoleh 2 poin, mereka wajib bergantian dalam melakukan servis.

Baca Juga: Teknik Dasar Permainan Tenis Meja


7. Peraturan dalam Sistem Pertandingan

Selama berjalannya pertandingan, akan ada peraturan-peraturan yang wajib kamu patuhi, yaitu:

  • Dipimpin oleh wasit utama dan akan ada wasit pembantu yang akan membantunya.
  • Wasit berhak memberikan keputusan yang tidak dapat diganggu gugat, karena bersifat mutlak.
  • Menggunakan baju olahraga yang layak.
  • Kondisi fisik dan mental pemain dalam kondisi yang sehat.
  • Toleransi keterlambatan hanya sampai 10 menit saja.
  • Pemanggilan pemain hanya akan dilakukan sebanyak 3 kali saja.
  • Wajib menggunakan sepatu yang layak untuk digunakan dalam pertandingan tenis meja.
  • Sistem gugur adalah sistem yang digunakan dalam pertandingan tenis meja.
  • Menggunakan sistem perhitungan best of three.
  • Pemain akan dianggap sebagai pemenang, jika salah satu pemain sudah ada yang memperoleh selisih 2 poin.

8. Peraturan dalam Pelanggaran

Peraturan tenis meja yang terakhir meliputi pelanggaran yang tidak boleh dilakukan selama pertandingan. Adapun beberapa pelanggaran yang wajib diketahui oleh para pemain adalah berikut ini:

  • Menggerakkan atau mendorong meja.
  • Pada saat bola dipukul oleh lawan, pemain menangkap bola di atas meja.
  • Ketika bola sedang dilambungkan, tangan atau alat pemukul menyentuh net atau meja.
  • Pemain gagal mengenal bola ketika servis dilakukan.

Peraturan Khusus Bermain Tenis Meja

Nah, selain itu ada juga peraturan khusus dalam permainan tenis meja berikut ini.

  1. Saat memukul bola cara melakukannya harus dari belakang garis akhir atau ujung meja (bidang meja sendiri).
  2. Bola harus terletak di atas telapak tangan yang terbuka (4 jari rapat dan ibu jari terbuka). Sehingga bola tersebut tidak boleh dijepit atau dikepal.
  3. Ketika akan memukul bola, bola tersebut harus dilambungkan terlebih dahulu sebelum dipukul.
  4. Bola yang dipukul harus jatuh terlebih dahulu di bidang meja sendiri, baru jatuh ke bidang meja lawan dengan melalui net atau jaring.
  5. Saat bola dipukul pada waktu servis, kemudian menyentuh net dan masuk pada bidang meja lawan harus diulang.
  6. Servis untuk double harus dilakukan di sebelah kanan, serta jatuhnya bola ke bidang meja lawan harus diagonal atau silang.
  7. Bola out atau keluar tidak boleh ditahan maupun dipegang pemain.
  8. Pada permainan double, kedua pemain mengembalikan bola secara gantian.

Baca Juga: Sejarah Tenis Meja


Akhir Kata

Peraturan tenis meja yang ada di atas sangat wajib untuk kamu ketahui, jika kamu ingin melakukan jenis olahraga ini secara rutin. Jadi, sebelum kamu bermain tenis meja, pastikan kamu sudah memahami peraturannya dengan baik, supaya pertandingan dapat berjalan dengan lebih lancar.

Kalau menurut kamu informasi ini bermanfaat, silahkan share artikel ini ke teman-teman kamu. Sekian, salam olahraga!